13 Okt 2025 21:45

Polisi Kantongi Rekaman CCTV Kematian Wanita Muda di Hotel Palembang

Polisi Kantongi Rekaman CCTV Kematian Wanita Muda di Hotel Palembang

Kaganga.com PALEMBANG – Misteri kematian Anti Puspita Sari (22), wanita muda yang ditemukan tewas di dalam kamar Hotel Lendosis, Jalan Perintis Kemerdekaan Palembang, mulai menemui titik terang. Polisi kini mengandalkan rekaman CCTV sebagai petunjuk utama untuk mengungkap pelaku pembunuhan tersebut.

Dalam rekaman yang diperoleh penyidik Polrestabes Palembang, terlihat korban mengenakan baju hijau botol, rok biru, dan jilbab merah jambu saat masuk ke hotel bersama seorang pria. Pria itu tampak memakai sweater dan masker hitam saat mereka berdua melakukan proses check-in.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pasangan tersebut tercatat masuk ke kamar sekitar pukul 16.00 WIB. Dua jam kemudian, tepat pukul 18.00 WIB, pria yang bersama korban terlihat meninggalkan kamar sendirian dan mengunci pintu dari luar. Setelah itu, korban tak pernah terlihat lagi dalam kondisi hidup.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono, mengatakan hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan kuat bahwa korban menjadi korban tindak pidana pembunuhan disertai pencurian. Motor milik korban juga dilaporkan hilang setelah peristiwa tragis itu.

“Selain dibunuh, Anti juga menjadi korban pencurian. Motor korban hingga kini belum ditemukan,” ujar Kombes Pol Harryo, Senin (13/10/2025).

Menurut Harryo, dari hasil autopsi dan pemeriksaan tim forensik, ditemukan indikasi kekerasan fisik serta dugaan tindak kekerasan seksual terhadap korban. Kasus ini kini ditangani secara komprehensif dengan melibatkan beberapa satuan kerja di jajaran Polrestabes Palembang.

“Kasus ini meliputi tindak pidana pembunuhan, pencurian, penganiayaan dengan kekerasan, dan tindakan asusila terhadap korban,” jelasnya.

Polisi juga mencurigai bahwa pelaku merupakan orang yang dikenal baik oleh korban. Berdasarkan keterangan saksi dan jejak komunikasi digital, Anti diduga sempat bertemu pelaku setelah mengantar suaminya bekerja, tanpa sepengetahuan sang suami.

“Sebelum tewas, korban sempat mengantar suaminya bekerja. Setelah itu ia bertemu seseorang yang kami duga kuat sebagai pelaku,” tambah Harryo.

Saat ini, tim gabungan Polrestabes Palembang masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi dan mengejar pelaku. “Kami berharap pelaku segera tertangkap agar keluarga korban mendapat keadilan,” tutupnya.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Headline Peristiwa Hukrim Pembunuhan

Komentar