Kaganga.com PALEMBANG – Pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 di Sumatera Selatan resmi dimulai. Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengajak masyarakat untuk bersikap terbuka dan memberikan informasi yang akurat kepada petugas sensus guna mendukung tersedianya data ekonomi yang valid bagi pembangunan daerah.
Ajakan tersebut disampaikan Herman Deru saat menerima kunjungan Kepala Badan Pusat Statistik Sumatera Selatan, Moh. Wahyu Yulianto, S.Si., S.ST., M.Si., di Griya Agung, Senin (15/6/2026). Pertemuan itu sekaligus menjadi momentum dimulainya pendataan lapangan Sensus Ekonomi Tahun 2026 di wilayah Sumsel.
Gubernur Herman Deru menyambut baik pelaksanaan hari pertama pendataan tersebut dan berharap proses sensus dapat berjalan lancar sehingga menghasilkan data yang akurat dan dapat dijadikan dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan.
"Semoga koresponden yang tepat akan menghasilkan hasil yang akurat. Kami meminta para petugas untuk mengajak masyarakat agar terbuka dalam merespons setiap pertanyaan," ungkap Herman Deru.
Ia juga berpesan kepada seluruh petugas lapangan agar mengedepankan pendekatan yang humanis saat melakukan pendataan kepada masyarakat.
"Bagi para petugas, lakukan pendataan dengan serius tapi santai, jangan tegang dalam mendata masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, Kepala BPS Sumsel, Moh. Wahyu Yulianto, menjelaskan bahwa mulai hari ini petugas sensus telah turun langsung ke lapangan melakukan pendataan dari rumah ke rumah (door to door).
Dalam kesempatan tersebut, Wahyu juga meminta dukungan Pemerintah Provinsi Sumsel, khususnya terkait sosialisasi dan jaminan keamanan data yang dikumpulkan selama pelaksanaan sensus.
"Kami mohon arahan Pak Gubernur. Kami pastikan bahwa kerahasiaan data dalam pendataan ini dijaga ketat, sehingga masyarakat tidak perlu ragu dan merasa aman saat disensus," ujar Wahyu.
Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly