19 Mei 2026 17:45

Panda, Sapi Kurban Presiden Berbobot 964 Kilogram Disalurkan ke Musala di Kawasan Padat Penduduk

Panda, Sapi Kurban Presiden Berbobot 964 Kilogram Disalurkan ke Musala di Kawasan Padat Penduduk

Kaganga.com PALEMBANG — Sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto untuk Kota Palembang tahun ini akan diserahkan ke Musala Nurul Huda yang berada di kawasan padat penduduk. Sapi bernama Panda itu memiliki bobot mencapai 964 kilogram dan dipelihara oleh peternak lokal, Sutejo, di Jalan TPA Sukawinatan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Selatan, Ruzuan Effendi, mengatakan Panda dipilih karena memenuhi seluruh persyaratan kesehatan dan memiliki ukuran ideal sebagai hewan kurban bantuan Presiden.

“Yang ini namanya Panda, mukanya seperti panda. Kalau yang dari provinsi namanya Arjuna,” ujar Ruzuan Effendi, Selasa (19/5/2026).

Menurut Ruzuan, hasil penimbangan terakhir satu bulan lalu menunjukkan berat Panda mencapai 964 kilogram. Ia optimistis bobot sapi tersebut masih akan bertambah dan berpotensi menembus satu ton saat diserahkan menjelang Hari Raya Iduladha.

“Kalau dipelihara dengan baik dan makannya lahap, mudah-mudahan bisa sampai satu ton,” katanya.

Ia menjelaskan, arahan Presiden adalah agar bantuan hewan kurban disalurkan ke masjid atau musala yang berada di lingkungan padat penduduk agar distribusi daging kurban dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Pak Presiden berharap setiap sapi kurban diberikan kepada masjid atau musala yang padat lingkungan. Jadi bukan wajib harus masjid jami, masjid agung, atau masjid-masjid besar,” tegasnya.

Saat ini, DKPP Sumsel masih menyelesaikan proses administrasi penyerahan dan menunggu petunjuk teknis dari Sekretariat Presiden terkait mekanisme serah terima, yang kemungkinan dilakukan secara virtual.

Sementara itu, Sutejo mengaku bersyukur karena sapi peliharaannya terpilih sebagai hewan kurban Presiden. Menurutnya, sapi berukuran jumbo seperti Panda cukup langka di kalangan peternak lokal tahun ini.

“Ya cukup bersyukur, karena selama tahun ini ternak-ternak yang lebih besar seperti ini memang tidak banyak,” ujar Sutejo.

Panda telah dipelihara selama lebih dari tiga tahun. Sapi bercorak hitam putih itu diberi nama Panda karena memiliki lingkaran hitam di sekitar mata yang menyerupai hewan panda.

Terkait harga, Sutejo menyebut Panda ditawar tim kepresidenan seharga Rp115 juta, meski nominal tersebut masih dalam tahap negosiasi.

“Kalau untuk harganya kemarin Rp115 juta, tapi masih ditawar oleh mereka,” ungkapnya.

Untuk menjaga kondisi Panda tetap prima, Sutejo memberikan pakan berupa sekitar 15 kilogram ampas, 2 hingga 3 kilogram konsentrat, dan rumput segar setiap hari. Ia juga menanam sendiri rumput pakan di lahannya agar kebutuhan nutrisi ternak selalu terpenuhi.

“Kalau peternak sudah hobi, soal biaya nanti tidak akan membohongi hasilnya,” tutupnya.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Pemprov Sumsel Sapi Kurban Presiden

Komentar