9 Jun 2026 17:50

Gubernur Herman Deru Kaget Bupati Muara Enim Terjaring OTT KPK

Gubernur Herman Deru Kaget Bupati Muara Enim Terjaring OTT KPK

Kaganga.com PALEMBANG — Kabar terjaringnya Bupati Muara Enim, Edison, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengejutkan banyak pihak, termasuk Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru. Orang nomor satu di Sumsel itu mengaku baru mengetahui informasi tersebut dari pemberitaan media dan belum menerima laporan resmi terkait operasi yang berlangsung di Muara Enim.

"Saya syok, baru tahu ini. Tidak tahu, tidak ada informasi sama sekali sampai sekarang," ujar Deru saat dikonfirmasi awak media.

Rasa terkejut Gubernur Sumsel itu mencuat lantaran dirinya sama sekali belum menerima informasi resmi terkait operasi senyap yang berujung pada penangkapan kepala daerah serta penyegelan sejumlah ruangan di lingkungan Pemkab Muara Enim tersebut.

Mendengar kabar yang menimpa bawahannya itu, Deru bahkan sempat mengonfirmasi langsung kepada Wakil Bupati Muara Enim, Sumarni, yang kebetulan hadir dalam acara perbankan yang sama.

"Saya konfirmasi ke Wakil Bupati Muara Enim, beliau juga tidak tahu. Kita tunggu rilis resmi karena saya belum tahu juga adanya hal tersebut," katanya.

Di sisi lain, jalannya operasi penindakan terhadap Edison langsung diikuti penggeledahan maraton sejak pagi hingga pukul 16.00 WIB oleh tim KPK yang bergerak di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian.

Berdasarkan pantauan siaran langsung di media sosial sekitar pukul 15.00 WIB, petugas memasang stiker segel resmi di ruang kerja dan rumah dinas Bupati Muara Enim, serta rumah dinas Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan.

Aksi penyegelan juga menyasar lima ruangan penting di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Muara Enim, yakni Ruang Perencanaan, Ruang Sarana dan Prasarana, Ruang Sekretaris, Ruang Keuangan, dan Ruang Bidang Kebudayaan.

"Dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sepuluh orang di wilayah Jakarta dan Sumsel hari ini," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

Budi menjelaskan, selain Bupati Muara Enim, terdapat sembilan orang lainnya yang turut diamankan. Mereka terdiri dari lima orang unsur internal Pemerintah Kabupaten Muara Enim dan lima orang dari pihak swasta yang diduga terkait perkara yang sedang ditangani.

"Tim masih di lapangan, kami akan update kembali perkembangannya," tegas Budi.

Hingga berita ini diturunkan, KPK belum mengumumkan secara resmi status hukum para pihak yang diamankan maupun rincian barang bukti yang disita dari sejumlah lokasi penggeledahan.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Pemprov Sumsel Headline Hukrim KPK

Komentar