Kaganga.com PALEMBANG– Kasus pembunuhan Angga Saputra (34), warga Kelurahan 35 Ilir Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, hingga kini belum tuntas. Pihak kepolisian masih terus memburu pelaku berinisial BD, yang diduga merupakan pecatan anggota TNI.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihartono menegaskan, identitas BD sudah dikantongi. Namun hingga Jumat (4/7/2025), pelaku belum juga tertangkap. Ia memastikan tim gabungan Satreskrim Polrestabes Palembang masih bekerja di lapangan untuk menangkap pelaku.
"Benar, pelaku BD masih kita buru. Identitas sudah kita miliki dan penyelidikan terus berjalan. Kami mohon doanya agar pelaku bisa segera diamankan," ujar Kapolrestabes saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Ia juga memberikan peringatan keras kepada BD untuk segera menyerahkan diri. Selain itu, ia meminta keluarga pelaku agar tidak menyembunyikan keberadaannya dan justru membantu aparat kepolisian.
"Saya harap pelaku sadar dan menyerahkan diri. Saya juga minta kepada keluarga agar tidak menutupi keberadaan BD dan bersikap kooperatif," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Kombes Harryo juga meluruskan kabar yang beredar soal penangkapan pelaku. Ia menjelaskan bahwa pelaku yang sudah diamankan sebelumnya adalah tersangka FK, dalam kasus berbeda.
"Yang sudah kita tangkap itu tersangka FK, bukan BD. FK terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap korban M Aji di Jalan Mayjen HM Ryacudu, Kelurahan 7 Ulu, SU I Palembang, pada 18 Juni lalu," tegasnya.
Sementara itu, kronologi pembunuhan terhadap Angga Saputra bermula ketika korban berpamitan kepada ibunya, Noni, untuk mengunjungi neneknya di kawasan Tangga Buntung, Selasa (1/7/2025) sekitar pukul 15.30 WIB.
Namun, sekitar pukul 18.20 WIB, Noni mendapat kabar mengejutkan dari keponakannya bahwa Angga mengalami luka tusuk dan telah dilarikan ke Klinik Opina di kawasan Lorong Sailun, Kecamatan Gandus. Setibanya di klinik, Noni mendapati anaknya sudah tidak bernyawa.
"Awalnya dia pamit mau ke rumah neneknya. Lalu sekitar pukul 18.20 saya ditelepon keponakan yang bilang anak saya sudah di klinik dalam kondisi terluka. Tapi pas saya sampai di sana, anak saya sudah meninggal," ungkap Noni dengan suara bergetar.
Dari keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, diketahui bahwa pelaku penusukan adalah BD yang diduga memiliki dendam lama terhadap korban. Peristiwa berdarah ini terjadi di Jalan Pangeran Sido Ing Lautan Lorong Cek Lata, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus, Palembang.
Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly
Tag : Hukrim