Kaganga.com MUBA – Suasana tenang di Desa Bandar Jaya, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin mendadak gempar pada Senin (13/10/2025) pagi. Seorang warga menemukan sesosok jasad pria dalam posisi tertelungkup di corong aliran Sungai Sindu. Penemuan ini sontak mengundang perhatian masyarakat sekitar yang penasaran dengan identitas korban.
Jasad tanpa identitas tersebut pertama kali dilihat oleh Serly (30), warga setempat, saat melintas di dekat aliran sungai. Ia melihat sesuatu yang mencurigakan menyerupai tubuh manusia tersangkut di bagian corong. Serly pun segera memberi tahu ayahnya, Bastari (56), yang merupakan penjaga corong Sungai Sindu.
Setelah memastikan bahwa benda tersebut memang tubuh manusia, keduanya langsung melapor ke perangkat desa dan meneruskan informasi ke pihak Kepolisian. Tak berselang lama, petugas dari Polsek Sekayu bersama Unit Identifikasi Polres Musi Banyuasin tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Sekayu AKP Rama Yuda membenarkan laporan tersebut dan menyampaikan bahwa timnya langsung melakukan langkah-langkah penanganan awal. “Kami menerima laporan sekitar pukul 06.30 WIB dan segera menuju lokasi. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Sekayu untuk dilakukan visum,” ujar Rama, Selasa (14/10/2025).
Dari hasil pemeriksaan sementara di TKP, korban mengenakan baju hodie berwarna krem bertuliskan “HOA” di bagian depan dengan gambar tengkorak dan pisau di bagian belakang. Ia juga memakai celana jeans pendek berwarna abu-abu. Tidak ditemukan identitas pribadi seperti kartu tanda penduduk maupun barang lain di sekitar lokasi.
“Hingga saat ini, identitas korban masih belum diketahui. Kami masih mendalami kasus ini dan menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit untuk memastikan penyebab kematian,” jelas Rama.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan, Polda Sumsel mengapresiasi langkah cepat jajaran Polsek Sekayu dan Polres Muba dalam menangani laporan masyarakat tersebut. “Langkah profesional sudah dilakukan mulai dari olah TKP, pengumpulan keterangan saksi, hingga pemeriksaan medis terhadap jenazah,” tegasnya.
Nandang juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarluaskan foto atau video korban di media sosial yang dapat memicu spekulasi liar. “Kami harap warga tetap tenang dan menyerahkan proses penyelidikan sepenuhnya kepada Kepolisian. Jika ada keluarga yang kehilangan anggota, silakan segera melapor ke Polsek Sekayu atau Polres Muba,” katanya.
Sementara itu, petugas masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan keterangan tambahan dari saksi-saksi untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. “Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan setelah hasil visum dan data pendukung lainnya keluar,” tutup AKP Rama Yuda.
Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly