16 Okt 2025 17:35

Remaja di Lubuklinggau Hilang Terseret Arus Saat Mandi di Sungai Kelingi, Tim SAR Lanjutkan Pencaria

Remaja di Lubuklinggau Hilang Terseret Arus Saat Mandi di Sungai Kelingi, Tim SAR Lanjutkan Pencaria

Kaganga.com LUBUKLINGGAU – Upaya pencarian terhadap seorang remaja yang tenggelam di Sungai Kelingi, Kota Lubuklinggau, terus dilakukan hingga Kamis (16/10/2025). Korban bernama Rizki (16) diduga terseret arus deras saat mandi bersama temannya pada Rabu sore (15/10/2025). Hingga kini, tubuh korban belum ditemukan.

Insiden nahas itu terjadi di kawasan aliran Sungai Kelingi yang melintasi Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Menurut keterangan warga, sore itu korban bersama dua orang temannya tengah bersantai di tepi sungai sambil menikmati mie instan.

Tak lama kemudian, Rizki dan seorang temannya, Rapin, memutuskan untuk turun ke sungai dan mandi. Sementara satu teman lainnya, Dodi, memilih tetap berada di daratan dan tidak ikut berenang. Namun, tak berselang lama, suasana berubah panik ketika arus sungai tiba-tiba menjadi deras dan menyeret tubuh kedua remaja tersebut ke tengah aliran sungai.

Melihat kejadian itu, warga sekitar yang berada di lokasi langsung berusaha memberikan pertolongan. Rapin berhasil diselamatkan dalam kondisi lemas dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Bunda Lubuklinggau untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nahas menimpa Rizki yang tidak sempat diselamatkan dan hanyut terbawa arus.

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, mengungkapkan bahwa pencarian terhadap korban telah memasuki hari kedua. Tim SAR gabungan yang dikerahkan terdiri dari unsur Basarnas Palembang, TNI/Polri, BPBD, DPKPB, pemerintah setempat, dan masyarakat sekitar.

“Pencarian hari ini masih terus dilakukan dengan membagi tim menjadi dua SRU (Search and Rescue Unit). SRU 1 melakukan penyisiran dengan perahu karet dan rafting di sekitar lokasi kejadian hingga radius empat kilometer persegi,” jelas Raymond.

Selain itu, lanjut Raymond, tim juga melakukan manuver perahu karet di beberapa titik yang dicurigai sebagai tempat korban tersangkut di dasar sungai. “Manuver ini bertujuan menciptakan gelombang yang bisa mengangkat benda-benda dari dasar air, termasuk jika korban ada di dalamnya,” tambahnya.

Sementara itu, SRU 2 difokuskan untuk melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian serta menyebarkan informasi kepada masyarakat di sepanjang bantaran Sungai Kelingi agar segera melapor jika melihat tanda-tanda keberadaan korban. Hingga Kamis sore, hasil pencarian masih nihil.

“Mudah-mudahan korban segera ditemukan. Tim terus berupaya maksimal dengan melibatkan berbagai unsur dan dukungan dari masyarakat,” tutup Raymond.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Peristiwa Terseret arus di Sun

Komentar