18 Okt 2025 17:45

Warga Sumsel Diminta Waspada, Kasus ISPA Terus Meningkat di Tengah Cuaca Tak Menentu

Warga Sumsel Diminta Waspada, Kasus ISPA Terus Meningkat di Tengah Cuaca Tak Menentu

Kaganga.com Palembang – Perubahan cuaca ekstrem yang kerap terjadi dalam beberapa pekan terakhir di Sumatera Selatan (Sumsel) berdampak pada meningkatnya kasus penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel mencatat adanya tren kenaikan kasus dalam tiga bulan terakhir, seiring peralihan musim dari kemarau ke penghujan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sumsel, Ira Primadesa, mengatakan bahwa tren peningkatan kasus ISPA mulai terlihat sejak Juli 2025. Berdasarkan data, pada Juli tercatat sebanyak 45.170 kasus, kemudian naik menjadi 48.194 kasus pada Agustus, dan kembali meningkat pada September menjadi 48.745 kasus.

“Jika dihitung, kenaikannya sekitar 0,6 persen atau bertambah 551 kasus dibanding bulan sebelumnya. Meski tidak terlalu besar, angka ini tetap perlu diwaspadai karena menunjukkan tren peningkatan seiring perubahan cuaca,” ujarnya, Sabtu (18/10/2025).

Menurut Ira, situasi ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak menyepelekan gejala gangguan pernapasan. Terlebih, cuaca yang sering berubah mendadak — dari panas terik ke hujan lebat — dapat menurunkan daya tahan tubuh dan memicu berbagai penyakit, termasuk ISPA.

“Kalau dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023, jumlahnya memang masih lebih rendah karena saat itu mencapai 52.183 kasus. Namun tren kenaikan beberapa bulan terakhir menunjukkan masyarakat harus lebih waspada,” imbuhnya.

Ira menjelaskan, data ISPA mencakup berbagai keluhan kesehatan seperti batuk, sesak napas, hingga demam. Berdasarkan catatan Dinkes Sumsel, kasus terbanyak selama September 2025 ditemukan di Kota Palembang, disusul Kabupaten Muara Enim, Banyuasin, Musi Banyuasin, dan Lahat.

Ia menambahkan, penularan ISPA dapat disebabkan oleh virus maupun bakteri yang mudah menyebar, terutama ketika kondisi lingkungan dan cuaca tidak stabil. Karena itu, masyarakat diimbau untuk memperkuat daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat.

“Pencegahan bisa dilakukan dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti cukup minum air putih, makan makanan bergizi seimbang, serta rutin mencuci tangan dengan sabun,” ujarnya.

Selain itu, Ira juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga stamina dengan beristirahat cukup dan melindungi diri saat beraktivitas di luar rumah. “Gunakan masker untuk mencegah penularan penyakit pernapasan, dan kenakan jaket atau payung saat hujan. Jika mulai merasa tidak enak badan, segera beristirahat dan periksa ke fasilitas kesehatan terdekat,” katanya.

Ia berharap masyarakat tidak menganggap sepele penyakit pernapasan yang tampak ringan. “Mari bersama-sama menjaga kesehatan agar tetap bugar di tengah cuaca yang sering berubah,” pungkasnya.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Headline Pemprov Sumsel ISPA

Komentar