1 Ags 2026 19:45

Wagub Cik Ujang Dorong Penguatan Nilai Muamalah untuk Perempuan Sumsel

Wagub Cik Ujang Dorong Penguatan Nilai Muamalah untuk Perempuan Sumsel

Kaganga.com PALEMBANG – Penguatan pemahaman nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan bermasyarakat menjadi fokus Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Hal itu ditegaskan Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Organisasi Perempuan Bidang Keagamaan melalui Kajian Tafsir Al-Qur'an bertema "Muamalah dengan Keluarga dan Sesama Manusia" yang diselenggarakan Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Sumsel di Gedung Perjuangan Wanita, Palembang, Jumat (31/7/2027).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua BKOW Provinsi Sumsel Hj. Lidyawati Cik Ujang, Ketua Seksi Kebudayaan dan Bidang Keagamaan Bhayangkari Polda Sumsel Susi Gofar, narasumber Ustadz H. Ahmad Soleh Sakni, Lc., M.A., perwakilan organisasi perempuan, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumsel.

Ketua BKOW Provinsi Sumsel, Hj. Lidyawati Cik Ujang, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia organisasi perempuan, khususnya dalam memperkuat pemahaman keagamaan mengenai muamalah sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

"Atas nama BKOW Provinsi Sumsel, kami mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Tema muamalah sangat penting karena menjadi landasan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kajian ini memberikan pencerahan dan manfaat bagi seluruh peserta," ujarnya.

Ia mengungkapkan, kajian tafsir Al-Qur'an tersebut akan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan sebagai wadah peningkatan kapasitas organisasi perempuan di Sumsel.

"Kegiatan ini kami laksanakan untuk pertama kalinya dan insyaallah akan dilaksanakan setiap bulan. Ke depan, kami berharap kapasitas ruangan dapat ditambah agar semakin banyak peserta yang dapat mengikuti kajian ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Gubernur Sumsel yang telah berkenan membuka kegiatan ini," katanya.

Dalam sambutannya, Cik Ujang mengapresiasi komitmen BKOW yang terus berupaya meningkatkan kualitas perempuan melalui penguatan nilai-nilai keagamaan.

Menurutnya, tema muamalah sangat relevan dengan kehidupan saat ini karena Islam mengajarkan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT (hablum minallah) sekaligus hubungan yang baik dengan sesama manusia (hablum minannas).

"Muamalah menjadi pondasi penting dalam membangun keluarga yang harmonis, masyarakat yang rukun, serta kehidupan sosial yang penuh kasih sayang, kejujuran, saling menghormati, dan semangat gotong royong," ujarnya.

Cik Ujang menegaskan perempuan memiliki peran strategis sebagai pendidik pertama dalam keluarga. Karena itu, pemahaman terhadap nilai-nilai Al-Qur'an harus terus ditingkatkan agar mampu melahirkan generasi yang berakhlak, berilmu, dan berkarakter.

Ia juga menegaskan Pemprov Sumsel akan terus mendukung berbagai program peningkatan kualitas perempuan melalui pendidikan, penguatan karakter, serta pemberdayaan organisasi perempuan sebagai mitra strategis pembangunan daerah.

Di akhir sambutannya, Cik Ujang berharap kajian tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi ruang memperdalam ilmu, mempererat ukhuwah, serta mendorong pengamalan ajaran Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Pemprov Sumsel

Komentar