Kaganga.com PALEMBANG – Uji coba penerapan sistem satu arah (one way) di Jalan AKBP Cek Agus, Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang, resmi dihentikan sementara setelah menimbulkan kepadatan di sejumlah jalur alternatif. Arus lalu lintas di kawasan tersebut kembali normal sejak Sabtu (4/10/2025) hingga Senin (6/10/2025).
Keputusan tersebut diambil setelah Satlantas Polrestabes Palembang bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumsel dan Dishub Kota Palembang melakukan evaluasi hasil penerapan selama dua hari uji coba.
Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Finan Sukma, mengatakan banyak masyarakat yang menyampaikan protes secara langsung akibat kepadatan lalu lintas yang muncul di kawasan alternatif, seperti Jalan Amfibi, Jalan Mayor Salim Batubara, Pasar Lemabang, hingga Sekojo.
“Arus terdampak sangat signifikan. Banyak masyarakat yang menyampaikan keberatan, sehingga kita putuskan untuk menormalkan kembali arus lalu lintas selama tiga hari ini, sembari dievaluasi lebih lanjut,” ujar Finan, Sabtu (4/10/2025).
Menurut Finan, pihaknya telah menggelar rapat bersama stakeholder terkait. Hasilnya, uji coba one way memang menimbulkan hambatan besar di sejumlah simpul jalan, terutama di Jalan Kenten, Simpang Golf, dan Simpang Patal. Kondisi ini juga membuat jalur alternatif semakin padat.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa diskusi dengan akademisi maupun pembahasan dengan Dishub masih terus dilakukan. Tujuannya untuk menemukan formula terbaik agar lalu lintas tetap lancar tanpa menimbulkan beban di jalur lain.
“Volume kendaraan di Palembang cukup tinggi. Konsep satu arah memang bisa mengurangi kepadatan di titik tertentu, tapi di sisi lain menimbulkan dampak besar di jalan-jalan lain. Apalagi karakter jalan di Palembang relatif kecil dan banyak lorong, sehingga memang butuh kajian mendalam,” jelasnya.
Finan menegaskan, kebijakan apapun yang diterapkan nantinya akan tetap mempertimbangkan arahan Gubernur Sumsel dan Wali Kota Palembang, sekaligus mendengar aspirasi masyarakat. “Kami akan terus mengevaluasi dan mencari solusi yang sesuai dengan kondisi di lapangan,” tegasnya.
Dengan kembalinya arus lalu lintas ke kondisi normal, masyarakat diimbau tetap tertib berkendara dan bersabar menunggu hasil evaluasi lanjutan terkait kebijakan rekayasa lalu lintas di Kota Palembang.
Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly