12 Feb 2026 16:45

Tol Terpeka Kembali Dibuka, Jadi Saksi Sejarah Pendaratan Pesawat Tempur Pertama di Jalan Tol Indone

Tol Terpeka Kembali Dibuka, Jadi Saksi Sejarah Pendaratan Pesawat Tempur Pertama di Jalan Tol Indone

Kaganga.com Palembang – Ruas Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka) kembali beroperasi normal setelah sempat ditutup sementara untuk agenda strategis nasional, yakni uji coba pendaratan pesawat tempur di jalan tol. PT Hutama Karya (Persero) memastikan segmen tersebut dapat dilintasi kembali mulai Rabu, 11 Februari 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.

Segmen yang sebelumnya ditutup meliputi Gerbang Tol Lambu Kibang (KM 202+036) hingga Gerbang Tol Simpang Pematang (KM 239+907). Penutupan dilakukan demi mendukung pelaksanaan uji coba pendaratan pesawat tempur sebagai bagian dari penguatan kesiapan landasan darurat.

Uji coba tersebut menjadi tonggak sejarah karena merupakan pendaratan pesawat tempur pertama yang dilakukan di ruas jalan tol di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan mengoptimalisasi fungsi infrastruktur strategis sebagai runway darurat dalam kondisi kontinjensi nasional.

Agenda ini melibatkan kolaborasi lintas sektor antara Kementerian Pertahanan, Kementerian Pekerjaan Umum, TNI Angkatan Udara, serta PT Hutama Karya sebagai pengelola jalan tol. Sejumlah pejabat negara turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, serta jajaran manajemen Hutama Karya.

Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan menegaskan bahwa pemanfaatan ruas jalan tol sebagai landasan darurat merupakan bagian dari strategi pertahanan semesta yang adaptif terhadap berbagai skenario darurat. Ia mengapresiasi dukungan Hutama Karya dalam pelaksanaan uji coba tersebut.

“Terima kasih kepada HK atas dukungannya dalam uji coba jalan tol sebagai runway. Hal ini adalah perwujudan dari pertahanan semesta,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti menyampaikan bahwa infrastruktur jalan tol memiliki nilai strategis yang tidak hanya untuk konektivitas, tetapi juga untuk kepentingan nasional yang lebih luas. Ia berharap hasil uji coba ini dapat menjadi acuan pengembangan infrastruktur multifungsi ke depan.

Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono juga menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara TNI AU dan Hutama Karya menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung ketahanan nasional.

“HK dan TNI AU bersinergi untuk Indonesia maju,” katanya.

EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Mardiansyah menambahkan bahwa keterlibatan perusahaan mencerminkan komitmen Hutama Karya dalam mendukung program strategis nasional. Ia menegaskan bahwa pemanfaatan ruas jalan tol sebagai landasan darurat tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan keandalan operasional.

Selain itu, pihak Hutama Karya juga akan melakukan penyesuaian desain median jalan untuk mendukung fungsi darurat tersebut, tanpa mengabaikan keselamatan pengguna jalan tol. Dengan dibukanya kembali segmen Tol Terpeka, operasional lalu lintas dipastikan kembali normal.

Hutama Karya mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan bersama.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Pemprov Sumsel PT. Hutama Karya

Komentar