Kaganga.com Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya tetap aman dan stabil meski situasi geopolitik global, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah, tengah menjadi perhatian publik. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sumatera Selatan, Edward Candra.
Menurut Edward, hingga saat ini tidak ditemukan indikasi kelangkaan maupun gangguan distribusi BBM di Sumatera Selatan. Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan pelayanan energi kepada masyarakat tetap berjalan normal.
“Di Sumsel belum ada gejolak tentang keterbatasan BBM, sejauh ini terpantau masih normal-normal saja. Kami terus memantau kondisi di lapangan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” ujar Edward, Minggu (29/3/2026).
Ia menjelaskan, hasil pemantauan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menunjukkan aktivitas pengisian bahan bakar masih berlangsung seperti biasa. Tidak terlihat antrean panjang ataupun kepanikan masyarakat yang khawatir akan kehabisan pasokan BBM.
Edward juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Menurutnya, aksi borong atau panic buying justru berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan distribusi dan memicu keresahan di tengah masyarakat.
“Di SPBU-SPBU masih terlihat seperti biasa, belum ada antrean panjang karena takut kehabisan atau tidak kebagian BBM. Kami harap masyarakat tidak membeli BBM secara berlebihan karena pasokan kita masih sangat mencukupi,” imbuhnya.
Sebelumnya, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru juga telah melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina Patra Niaga untuk memastikan kelancaran pasokan energi, terutama pada periode krusial pasca-Lebaran 2026 yang identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat.
Berdasarkan data dari Pertamina, penyaluran BBM di jalur lintas mudik maupun wilayah perkotaan di Sumatera Selatan berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Pemerintah daerah pun bersyukur tidak ada laporan pemudik yang mengalami kesulitan mendapatkan bahan bakar selama masa arus mudik maupun arus balik.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menegaskan akan terus bersinergi dengan berbagai instansi terkait untuk menjaga stabilitas distribusi energi di Bumi Sriwijaya. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi dampak sentimen global maupun peningkatan kebutuhan domestik masyarakat.
Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly