Kaganga.com PALEMBANG — Penindakan penyakit masyarakat di Sumatera Selatan memasuki fase intensif. Dalam sepuluh hari pelaksanaan Operasi Pekat Musi 2026, Polda Sumatera Selatan berhasil mengamankan puluhan tersangka dari berbagai tindak kriminal yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan jelang Ramadan.
Operasi tersebut menyasar aksi premanisme, peredaran narkotika, perjudian, minuman keras ilegal, hingga kejahatan jalanan.
Personel Satgasda bersama jajaran Polres dikerahkan secara serentak melalui patroli skala besar, razia terukur, serta penegakan hukum di titik-titik rawan kriminalitas di seluruh wilayah Sumsel.
Subsatgas Narkoba mengungkap peredaran narkotika dengan mengamankan sabu-sabu seberat 21,25 gram dan delapan butir ekstasi dari tangan tersangka.
Di sektor kriminal konvensional, Polres Banyuasin mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan tandan buah sawit. Polres Prabumulih mencatat 24 pengungkapan kasus dalam satu hari, dengan dominasi perkara premanisme dan peredaran petasan.
Sementara itu, Polres Muara Enim dan Polres OKU Timur turut mengamankan belasan tersangka terkait perjudian dan peredaran minuman keras ilegal.
Capaian tersebut menunjukkan tren progresif pelaksanaan Operasi Pekat Musi 2026 di wilayah hukum Polda Sumsel.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan tidak ada toleransi bagi pelaku kejahatan.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi premanisme, peredaran narkoba, maupun penyakit masyarakat lainnya. Seluruh target operasi dan non-TO kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegas Nandang, Selasa (24/2/2026).
Ia menyebut operasi ini sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjamin rasa aman masyarakat menjelang Ramadan.
Selain penindakan, personel Subsatgas Binmas juga melakukan penyuluhan kepada pedagang dan kalangan pemuda guna mencegah balap liar serta tawuran.
Pendekatan represif dan preventif ini diharapkan mampu menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama Ramadan.
“Operasi Pekat Musi 2026 akan terus kami evaluasi secara harian untuk memastikan seluruh wilayah Sumatera Selatan berada dalam kondisi aman dan terkendali,” tutup Nandang.
Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly