20 Jul 2026 19:45

Musim Kemarau Mulai Mengancam, Pemprov Sumsel Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla dan Kekeringan

Musim Kemarau Mulai Mengancam, Pemprov Sumsel Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla dan Kekeringan

Kaganga.com PALEMBANG – Memasuki musim kemarau, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan meningkatkan status kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta ancaman kekeringan yang dapat mengganggu kualitas udara hingga produksi pangan daerah.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, langkah mitigasi harus dilakukan lebih awal meski kondisi lahan gambut di sejumlah wilayah masih tergenang air. Menurutnya, pencegahan menjadi upaya paling efektif untuk meminimalkan risiko bencana.

"Kita harus waspada karena asap karhutla tidak hanya menurunkan indeks kualitas udara, tetapi juga bisa meluas ke wilayah lain hingga mengganggu penerbangan," ujar Herman Deru, Senin (20/7/2026).

Selain fokus pada penanggulangan karhutla, Pemprov Sumsel juga mengantisipasi dampak musim kemarau terhadap sektor pertanian. Berbagai langkah disiapkan agar kekeringan tidak mengganggu produktivitas lahan maupun pasokan pangan di seluruh kabupaten dan kota.

"Dampak kekeringan terhadap produktivitas pertanian harus diantisipasi agar tidak mengganggu capaian produksi yang sudah berjalan baik," katanya.

Herman Deru menegaskan, Sumatera Selatan yang selama ini menjadi salah satu lumbung pangan nasional harus mampu mempertahankan capaian produksinya di tengah tantangan cuaca ekstrem.

"Prestasi sebagai salah satu produsen pangan tertinggi harus kita pertahankan, baik dari sisi peringkat maupun dari segi jumlah produktivitasnya," tutupnya.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Pemprov Sumsel Karhutla di Sumsel

Komentar