9 Apr 2026 19:15

Investasi Swasta Jadi Tulang Punggung Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat

Investasi Swasta Jadi Tulang Punggung Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat

Kaganga.com PALEMBANG — Proyek pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat di Kabupaten Banyuasin mulai memasuki fase penting setelah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan resmi meluncurkan proyek strategis tersebut di Griya Agung, Palembang, Kamis (9/4/2026). Pembangunan pelabuhan ini dirancang menggunakan skema pembiayaan mandiri yang sepenuhnya mengandalkan investasi swasta tanpa menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi kepadatan aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Boom Baru yang saat ini dinilai sudah mendekati batas kapasitas operasional.

Hingga saat ini, proyek tersebut telah mencapai tahap ke-11 dari total 15 tahapan administratif dan teknis yang harus dipenuhi sebelum pelaksanaan konstruksi fisik dilakukan secara menyeluruh.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyampaikan bahwa pembangunan pelabuhan ini merupakan bagian dari strategi penguatan sistem logistik di Sumatera Selatan, sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas bagi sektor swasta.

“Proyek Pelabuhan Tanjung Carat menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi distribusi barang di wilayah Sumsel. Pembiayaannya tidak menggunakan anggaran pemerintah, tetapi sepenuhnya berasal dari investasi swasta dan mitra usaha,” ujarnya.

Ia juga menilai keterlibatan investor swasta menunjukkan adanya kepercayaan dunia usaha terhadap potensi ekonomi daerah serta keseriusan pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur.

Rencananya, pekerjaan konstruksi akan mulai dilaksanakan pada kuartal ketiga tahun 2026 atau sekitar Juni hingga September, dengan target pelabuhan dapat beroperasi secara penuh pada tahun 2028.

Dudy berharap peluncuran proyek ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan benar-benar diikuti dengan realisasi pembangunan yang berkelanjutan hingga tahap akhir.

“Kami berharap semua pihak, termasuk media, dapat ikut mengawasi proses pembangunan agar pelaksanaan proyek berjalan sesuai standar dan menghasilkan infrastruktur yang berkualitas,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjaga transparansi dan profesionalisme dalam proses penjaringan investor untuk proyek berskala besar tersebut.

Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan sistem pendaftaran berbasis digital guna memudahkan calon mitra strategis dalam mengikuti proses seleksi secara terbuka dan akuntabel.

“Calon investor dapat mendaftarkan perusahaannya melalui platform resmi yang telah disediakan, sehingga proses seleksi dapat dilakukan secara transparan dan profesional,” jelasnya.

Dengan rencana peletakan batu pertama pada kuartal keempat tahun 2026, pemerintah daerah optimistis kehadiran Pelabuhan Tanjung Carat akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru serta memperkuat konektivitas logistik di kawasan barat Indonesia.

“Kami memastikan seluruh tahapan pembangunan dilakukan secara hati-hati dan terencana, sehingga pelabuhan ini nantinya mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat dan daerah,” tutupnya.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Pemprov Sumsel Investasi Tanjung Ca

Komentar