25 Jun 2026 20:15

Herman Deru Sambut Danlanud Sri Mulyono Herlambang Baru, Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi untuk Sum

Herman Deru Sambut Danlanud Sri Mulyono Herlambang Baru, Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi untuk Sum

Kaganga.com PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menerima kunjungan silaturahmi sekaligus perkenalan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Sri Mulyono Herlambang Palembang, Kolonel Penerbang (PnB) Asep Wahyu Wijaya, M.M.S., beserta jajaran di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Kamis (25/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kolonel Asep Wahyu Wijaya yang baru menjabat sebagai Danlanud Sri Mulyono Herlambang memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan komitmennya untuk menjalin kerja sama yang baik dengan Pemerintah Provinsi Sumsel.

“Saya mengucapkan terima kasih atas sambutan yang hangat. Kami sebagai pendatang baru mohon izin. Ke depan, kami mohon bimbingan dan arahan. Kami siap bekerja sama mendukung kegiatan dan program Bapak Gubernur,” ujar Asep.

Asep, yang merupakan alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1999, juga berharap sinergi antara Lanud Sri Mulyono Herlambang dan Pemprov Sumsel dapat terus diperkuat guna mendukung pembangunan daerah serta berbagai program strategis pemerintah.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Herman Deru menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kolonel Asep Wahyu Wijaya beserta jajaran Lanud Sri Mulyono Herlambang di Sumatera Selatan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kolonel Asep dan para pendamping dari Lanud Sri Mulyono Herlambang. Selamat datang di Sumsel,” kata Herman Deru.

Herman Deru mengaku telah mengenal Kolonel Asep sebelumnya dan merasa senang atas kehadiran perwira TNI AU tersebut di Sumsel. Menurutnya, sebagai gubernur sekaligus Ketua Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), hubungan dan komunikasi yang baik dengan seluruh unsur vertikal sangat penting dalam menjaga stabilitas daerah.

“Saya senang Kolonel Asep bisa bergabung di Sumsel. Sebagai gubernur dan kepala daerah, saya juga memiliki tugas sebagai wakil pemerintah pusat di daerah. Karena itu, diperlukan kebijakan yang seimbang serta komunikasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah,” ujarnya.

Herman Deru menilai kerja sama antara Pemprov Sumsel dan Lanud Sri Mulyono Herlambang selama ini telah berjalan secara intens dan harmonis. Meski masih terdapat beberapa persoalan administratif, khususnya terkait pencatatan aset, menurutnya hal tersebut dapat diselesaikan secara bertahap melalui koordinasi yang baik.

“Selama ini kerja sama kita sangat intens. Memang ada beberapa persoalan terkait aset, tetapi semuanya bisa diselesaikan satu per satu. Saya juga mengucapkan terima kasih karena selalu mendahulukan kepentingan masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan itu, Herman Deru juga menyinggung peningkatan status dan pengembangan Lanud Sri Mulyono Herlambang yang terus berproses. Ia berharap keberadaan Lanud semakin memberikan kontribusi bagi daerah, termasuk dalam penanganan kebencanaan seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang selama ini menjadi perhatian bersama.

“Alhamdulillah, kita berjalan kondusif. Salah satunya dalam penanganan karhutla dan berbagai kepentingan daerah lainnya yang memerlukan dukungan lintas sektor, termasuk Lanud dan BPBD,” ucapnya.

Selain itu, Herman Deru menyampaikan beberapa pesan dan pekerjaan rumah yang diharapkan dapat menjadi perhatian Lanud Sri Mulyono Herlambang. Salah satunya terkait pemanfaatan bangunan eks VIP Bandara Lama yang telah direnovasi agar dapat segera difungsikan secara optimal.

“Silakan diisi dan dimanfaatkan. Kewajiban yang berkaitan dengan keuangan juga agar dipenuhi. Jangan sampai gagal fokus. Yang terpenting, ke depan silakan terus berkomunikasi dengan saya,” pesannya.

Di akhir pertemuan, Herman Deru berharap Lanud Sri Mulyono Herlambang semakin berkembang dan terus menjadi kebanggaan masyarakat Sumsel.

Ia juga menegaskan bahwa Sumsel merupakan daerah yang dikenal memiliki tingkat kondusivitas tinggi dengan kehidupan masyarakat yang harmonis meskipun dihuni oleh berbagai kelompok etnis dan suku.

“Yang kita banggakan, Sumsel ini sudah bertahun-tahun zero conflict. Ada sembilan suku besar yang hidup rukun dan akur. Semua dipersatukan dalam semangat kebersamaan dan persaudaraan,” tandasnya.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Pemprov Sumsel Danlanud TNI AU

Komentar