Kaganga.com PALI – Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang mendorong pondok pesantren untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui penguatan pendidikan berbasis digital tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan. Hal itu disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-22 Pondok Pesantren Al-Rozi dan Wisuda Akhirussanah MTs dan MA Tahun Pelajaran 2025/2026 di Desa Sedupi, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI.
Dalam kesempatan tersebut, Cik Ujang mengapresiasi kiprah Ponpes Al-Rozi yang telah lebih dari dua dekade mencetak generasi berakhlak. Ia juga menyampaikan kebanggaannya karena tahun ini dua santri Ponpes Al-Rozi berhasil meraih beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke Mesir.
"Pemprov Sumsel mendukung pendidikan berbasis pesantren yang memiliki fondasi agama yang kuat. Akan lebih baik jika didukung dengan digitalisasi agar para santri mampu mengikuti perkembangan zaman dan siap bersaing setelah menyelesaikan pendidikan," ujar Cik Ujang.
Selain itu, ia juga mendorong pengelola pondok pesantren memanfaatkan lahan yang masih tersedia untuk mengembangkan sektor pertanian, peternakan, maupun perikanan. Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi sumber pendapatan yang menunjang operasional dan kemandirian pesantren.
Sementara itu, Bupati PALI Asgianto menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan Ponpes Al-Rozi. Ia berjanji akan membantu pembangunan pagar di lingkungan pondok pesantren.
Asgianto juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sumsel terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten PALI melalui Bantuan Khusus Infrastruktur.
"Pembangunan infrastruktur di Kabupaten PALI tidak lepas dari Bantuan Khusus Infrastruktur Gubernur Sumsel, termasuk pembangunan Jembatan Payu Putat. Kami berharap program ini terus berlanjut bahkan ditingkatkan demi kesejahteraan masyarakat PALI," katanya.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten PALI Firdaus Hasbullah turut menyatakan dukungan penuh terhadap keberlangsungan pondok pesantren melalui peningkatan sarana prasarana maupun pengembangan sumber daya manusia.
Di sisi lain, Pimpinan Ponpes Al-Rozi, Kyai Sutan Syahrir, mengungkapkan bahwa pesantren yang telah berdiri selama 22 tahun itu kini membina sekitar 200 santri. Menurutnya, sejumlah fasilitas seperti masjid, pagar, dan halaman pesantren sudah membutuhkan peremajaan.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Cik Ujang juga menyerahkan bantuan kepada dua santri Ponpes Al-Rozi yang memperoleh beasiswa untuk melanjutkan studi ke Mesir sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan pesantren di Sumatera Selatan.
Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly
Tag : Pemprov Sumsel