5 Mar 2026 17:25

BP3MI Sumsel Siaga Dampak Konflik Timur Tengah, Perlindungan PMI Diperketat

BP3MI Sumsel Siaga Dampak Konflik Timur Tengah, Perlindungan PMI Diperketat

Kaganga.com PALEMBANG — Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Sumatera Selatan meningkatkan kewaspadaan menyusul memanasnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang dipicu konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang turut menyeret Israel.

Langkah antisipasi tersebut dilakukan guna memastikan keselamatan pekerja migran Indonesia (PMI) asal Sumatera Selatan yang bekerja di sejumlah negara di kawasan tersebut tetap terjamin apabila terjadi eskalasi konflik.

Kepala BP3MI Sumsel, Waydinsyah, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan perkembangan situasi sekaligus menyiapkan berbagai langkah mitigasi jika kondisi keamanan di Timur Tengah semakin memburuk.

“Jika terjadi eskalasi perang di kawasan Timur Tengah, kami siap memfasilitasi jalur evakuasi dan akan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk memastikan keselamatan PMI,” ujar Waydinsyah, Rabu (4/3/2026).

Ia menjelaskan, hingga saat ini tidak terdapat pekerja migran asal Sumatera Selatan yang tercatat bekerja di Iran, Israel, maupun Amerika Serikat.

Namun demikian, BP3MI Sumsel mencatat terdapat sekitar 16 PMI asal Sumsel yang bekerja di beberapa negara Timur Tengah seperti Kuwait, Arab Saudi, Abu Dhabi, Dubai, dan Oman pada periode 2024 hingga 2025.

Karena itu, pihaknya tetap melakukan langkah kesiapsiagaan dengan memperkuat pemantauan serta menjalin komunikasi intensif dengan perwakilan Republik Indonesia di negara-negara tersebut.

Selain itu, BP3MI Sumsel juga mengimbau keluarga PMI yang memiliki anggota keluarga bekerja di kawasan Timur Tengah untuk segera melaporkan kepada pihak terkait jika terjadi perkembangan situasi darurat.

Pendataan tersebut dinilai penting agar proses koordinasi dan penanganan dapat dilakukan dengan cepat apabila kondisi keamanan di negara tempat PMI bekerja mengalami perubahan signifikan.

“Keselamatan PMI adalah prioritas utama kami. Karena itu, kami menyiapkan langkah antisipasi sejak dini agar para pekerja migran asal Sumsel tetap terlindungi meskipun terjadi konflik di negara tempat mereka bekerja,” tegasnya.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Pemprov Sumsel BP3MI

Komentar