17 Mei 2025 13:15

OJK Luncurkan Program 100 Ribu Sultan Muda, Dorong Anak Muda Sumsel Jadi Wirausahawan Tangguh dan Me

OJK Luncurkan Program 100 Ribu Sultan Muda, Dorong Anak Muda Sumsel Jadi Wirausahawan Tangguh dan Me

Kaganga.com,PALEMBANG – Ratusan generasi muda Sumatera Selatan mendapat suntikan semangat baru lewat peluncuran program ambisius 100 Ribu Sultan Muda oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Program ini hadir sebagai bagian dari gerakan masif untuk melahirkan wirausahawan muda yang tidak hanya melek keuangan, tetapi juga tangguh menghadapi kejahatan digital seperti pinjaman online ilegal dan investasi bodong.

Peluncuran program dilakukan bersamaan dengan dua agenda besar, yaitu Youngpreneur Summit 2025 yang mengusung tema “Berdayakan Pemuda, Lahirkan Sultan Muda untuk Tingkatkan Literasi Keuangan dan Ekonomi Nasional”, serta Syariah Financial Fair (SYAFIF) Goes to Palembang. Keduanya merupakan bagian dari program edukasi keuangan Sumsel GENCARKAN.

Acara yang berlangsung di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, serta Kepala OJK Sumsel Arifin Susanto.

Dalam sambutannya, Friderica Widyasari Dewi menegaskan pentingnya generasi muda memahami pengelolaan keuangan secara mandiri sebagai bekal hidup dan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

 “Kita ingin semua Ayu dan Kakak di Sumatera Selatan menjadi Sultan Muda yang mampu menembus pasar nasional bahkan ekspor,” ujarnya penuh semangat.

Friderica juga mengungkapkan bahwa sepanjang tahun ini, OJK telah menutup lebih dari 1.300 entitas ilegal, termasuk 1.100 pinjaman online ilegal. Untuk memperkuat perlindungan terhadap masyarakat dari ancaman kejahatan finansial digital, OJK meluncurkan Indonesia Anti-Scam Center.

Sementara itu, Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengapresiasi langkah OJK dalam menyiapkan generasi muda menjadi pelaku usaha yang tangguh. Ia juga membagikan pengalamannya membangun usaha sejak usia 18 tahun, dan menekankan prinsip Konsisten, Konsekuen, dan Speed sebagai kunci sukses wirausaha.

 “Literasi keuangan bukan cuma teori, tapi bekal hidup. Jangan tergiur investasi bodong. Kita punya 600 ribu UMKM, dan program Sultan Muda ini adalah peluang nyata, bukan sekadar omong doang,” tegasnya, sembari meresmikan Sultan Muda Sumsel Center (SMSC).

Sebagai bagian dari rangkaian acara, dilakukan pula pengukuhan lima OJK Penggerak Duta Literasi Keuangan (OJK PEDULI), yang akan menjadi ujung tombak penyebaran informasi dan edukasi keuangan di masyarakat. Selain itu, OJK juga terus mendorong literasi melalui gerakan Gen LIMAS (Generasi Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat Sumsel).

Kegiatan ini diikuti oleh 1.000 peserta secara hybrid, terdiri dari 500 peserta luring dan 500 daring, yang berasal dari Komunitas Sultan Muda dan UMKM binaan PT Pegadaian.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala OJK Sumsel Arifin Susanto menekankan bahwa program ini sejalan dengan target peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan nasional. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022, literasi keuangan di Sumsel mencapai 49,63% dan inklusi keuangan 86,48%—angka yang positif namun masih memerlukan dorongan melalui program terstruktur.

> “Lewat program Sultan Muda, kami ingin mencetak generasi yang bukan hanya paham keuangan, tetapi mampu menjadi penggerak sektor UMKM yang kuat dan berkelanjutan. Kegiatan ini adalah upaya bersama mempercepat tercapainya target inklusi keuangan sebesar 90% secara nasional pada 2024,” jelas Arifin.

Ia juga menambahkan bahwa OJK Sumsel akan terus memperluas jangkauan edukasi keuangan hingga pelosok desa melalui penguatan peran OJK PEDULI dan keberlanjutan program Gen LIMAS.

Sebagai bagian dari rangkaian, turut diluncurkan Kick Off Bulan Literasi Keuangan serta peresmian Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) yang diharapkan menjadi pusat kolaborasi, pelatihan, dan inkubasi wirausaha muda Sumsel.

Program 100 Ribu Sultan Muda sendiri merupakan salah satu dari 12 Program Strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk mendukung visi Sumsel Maju Terus untuk Semua, dengan membangun karakter pemuda yang adaptif, kreatif, dan resilien dalam menghadapi tantangan era digital.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Inesalk

Tag : ojk palembang

Komentar