18 Des 2025 18:35

Tiga Pria Diamankan Usai Pencurian Racun Rumput di Dermaga Tangga Buntung Palembang

Tiga Pria Diamankan Usai Pencurian Racun Rumput di Dermaga Tangga Buntung Palembang

Kaganga.com PALEMBANG – Aksi pencurian racun rumput yang hendak dikirim ke Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berhasil digagalkan pihak kepolisian. Tiga pria yang diduga melakukan pencurian tersebut diamankan Polsek IB I Palembang dan langsung diserahkan ke Polrestabes Palembang, Rabu (18/12/2025).

Ketiga pelaku diketahui berprofesi sebagai satu serang kapal jukung dan dua anak buah kapal (ABK). Mereka berinisial Usman (39), Saili (36), dan Hendri (44), warga dari Sidorejo Muara Padang, Lingkis Ogan Ilir, dan Jalan Banyuasin.

Modus yang dilakukan ketiganya terbilang nekat, yakni merusak segel dirigen berisi racun rumput milik PT Bumi Andalas Permai (BAP) dan menggantinya dengan air biasa sehingga volume racun berkurang. Total racun rumput yang hilang mencapai 290 liter dari 132 dirigen.

Peristiwa pencurian terjadi pada Senin (15/12/2025) sekitar pukul 10.00 WIB di Dermaga Tangga Buntung. Pihak perusahaan awalnya curiga saat menerima laporan kondisi barang yang rusak segel dan sebagian isi dirigen sudah dicampur air.

Mengetahui adanya kekurangan volume, pihak PT BAP langsung melaporkan kejadian tersebut ke Bhabinkamtibmas Polsek IB I Palembang. Polisi kemudian melakukan pengecekan dan berhasil mengidentifikasi keberadaan ketiga pelaku di dermaga pada Rabu (17/12/2025).

"Benar, tiga pelaku pencurian racun rumput dengan modus mengurangi volume sudah ditangkap anggota Polsek IB I Palembang dan diserahkan ke Polrestabes Palembang," ungkap KA SPKT Iptu Sugriwa Candra Wadana, didampingi Pamapta Ipda Hendra Yuswoyo.

Ketiga tersangka kini diamankan di Unit Satreskrim Polrestabes Palembang untuk pemeriksaan lebih lanjut dan pengembangan kasus. Laporan dari pihak korban pun sudah diterima pihak kepolisian.

Dalam pengakuannya, salah satu tersangka, Hendri, mengaku nekat melakukan pencurian lantaran gaji sebagai ABK yang kecil. "Terpaksa pak, kami mengurangi volume racun di setiap dirigen dan mengisinya dengan air. Total kami mendapatkan 290 liter, yang kemudian dijual seharga Rp 2,5 juta," ujarnya.

Hendri menambahkan bahwa uang hasil penjualan dibagi di antara para pelaku, sementara dua rekannya, Usman dan Saili, hanya ikut membawa racun tanpa menerima uang. Polisi masih memburu dua pelaku lain yang terlibat, yakni HR dan NS, terkait aksi pencurian ini.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Pencurian Racun Rump Hukrim

Komentar