9 Okt 2025 18:45

Polda Sumsel Tekankan Transparansi dan Evaluasi Kasus Lama di Polrestabes Palembang

Polda Sumsel Tekankan Transparansi dan Evaluasi Kasus Lama di Polrestabes Palembang

Kaganga.com PALEMBANG – Polda Sumatera Selatan menaruh perhatian serius terhadap efektivitas penegakan hukum dan pelayanan publik di wilayah hukumnya. Salah satu fokus utama yang kini menjadi sorotan adalah transparansi dan evaluasi terhadap tunggakan kasus di jajaran Polrestabes Palembang.

Langkah ini ditegaskan langsung oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Andi Rian R. Djajadi, dalam kunjungan kerjanya ke Polrestabes Palembang, Kamis (9/10/2025). Dalam kegiatan tersebut, Kapolda didampingi para pejabat utama Polda Sumsel dan disambut seluruh jajaran Polrestabes Palembang.

Kapolda Andi Rian membuka arahannya dengan memberikan apresiasi terhadap kinerja dan dedikasi anggota Polrestabes Palembang dalam menjalankan tugas sehari-hari. Namun, ia menekankan pentingnya peningkatan kinerja berkelanjutan dengan menumbuhkan budaya evaluasi dan keterbukaan dalam setiap proses penanganan perkara.

“Setiap kegiatan kepolisian harus berorientasi pada tiga hal pokok, yakni pemeliharaan kamtibmas, perlindungan masyarakat, dan penegakan hukum yang berkeadilan. Untuk itu, evaluasi internal harus dilakukan secara berjenjang mulai dari polsek hingga polrestabes,” tegas Kapolda.

Menurutnya, evaluasi menjadi langkah penting untuk menilai efektivitas penanganan tindak pidana sekaligus memastikan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat. Ia menilai Kota Palembang sebagai etalase Sumatera Selatan, sehingga kinerja Polrestabes akan menjadi cerminan bagi Polda Sumsel secara keseluruhan.

Dalam arahannya, Kapolda juga menekankan pentingnya patroli yang lebih analitis dan tepat sasaran, terutama di jam-jam rawan antara pukul 23.00 hingga 05.00. Selain itu, ia meminta seluruh personel untuk memperkuat pendekatan dialogis kepada masyarakat agar kehadiran polisi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.

“Jaga reputasi institusi dengan disiplin dan profesionalitas. Satu kesalahan bisa menghapus banyak capaian positif. Karena itu, saling ingatkan dan hindari perilaku menyimpang,” pesan Kapolda di hadapan seluruh jajaran.

Terkait bidang reserse, Irjen Pol. Andi Rian menegaskan pentingnya transparansi terhadap data perkara, terutama kasus tunggakan yang belum terselesaikan. Ia bahkan menginstruksikan evaluasi terhadap perkara lama, termasuk yang telah menumpuk hingga dua dekade terakhir. “Evaluasi terhadap penanganan perkara lama adalah bagian dari introspeksi dan perbaikan sistem pelayanan hukum kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolda meminta seluruh anggota untuk menolak segala bentuk praktik transaksional dalam pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa profesionalitas dan keteladanan adalah kunci menjaga kepercayaan publik terhadap Polri. “Kalau tidak bisa berprestasi, minimal jangan bermasalah,” kata Kapolda tegas.

Sebagai tindak lanjut, Polda Sumsel akan melaksanakan evaluasi menyeluruh terhadap tunggakan kasus sejak tahun 2005, meningkatkan patroli dialogis di titik rawan, serta memperkuat koordinasi antara Polrestabes dan jajaran Polsek. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Selatan.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, menjelaskan bahwa kegiatan kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun institusi kepolisian yang transparan dan responsif.

“Polda Sumsel berkomitmen untuk memperkuat integritas dan profesionalisme di semua lini. Evaluasi ini adalah langkah nyata dalam memastikan pelayanan publik yang bersih dan akuntabel,” ujar Nandang.

Ia menambahkan, hasil dari kegiatan evaluasi dan pembinaan tersebut diharapkan menjadi contoh positif bagi jajaran kepolisian di daerah lain. “Polrestabes Palembang harus menjadi role model dalam menjaga kamtibmas dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutupnya.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Hukrim Polda Sumsel Pemprov Sumsel

Komentar