29 Sep 2025 18:30

Niat Meleraikan Keributan, Warga Ogan Ilir Justru Dihadang Tombak

Niat Meleraikan Keributan, Warga Ogan Ilir Justru Dihadang Tombak

Kaganga.com OGAN ILIR – Upaya seorang warga bernama Castro untuk menenangkan keributan rumah tangga di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, justru berujung ancaman maut. Ia diacungkan senjata tajam berupa tombak babi oleh Rizal Ependi, Minggu (28/9/2025) malam.

Peristiwa bermula ketika seorang ibu rumah tangga bernama Dar mendatangi kediaman Castro sekitar pukul 21.00 WIB. Dengan wajah panik, Dar meminta pertolongan karena suaminya, Rizal Ependi, memukul anak kandung mereka hanya lantaran membela seorang gadis remaja bernama Prisa yang tinggal menumpang di rumah.

Mendengar aduan tersebut, Castro bersama istrinya tergerak untuk membantu. Mereka mendatangi rumah Dar dan Rizal dengan niat tulus melerai perselisihan serta memberi nasihat agar kekerasan tidak berlanjut.

Namun, situasi di dalam rumah semakin memanas. Adu mulut antara Rizal dan Dar tak juga reda, bahkan makin memicu ketegangan. Warga sekitar ikut menyaksikan perdebatan yang kian keras.

Ketegangan semakin memburuk ketika Anggun, seorang warga yang tengah hamil, berteriak meminta tolong. Ia ketakutan karena melihat Rizal hendak melukai istrinya sendiri. Melihat itu, Castro spontan berusaha melerai dan menenangkan suasana.

Alih-alih menghargai niat baik, Rizal justru naik pitam. Ia mengambil tombak babi dan mengacungkannya ke arah Castro sambil mengeluarkan ancaman. “Pergi kau dari rumahku! Kalau tidak, kutombak kau mati!” teriaknya dengan emosi memuncak.

Situasi berubah mencekam. Warga yang melihat langsung panik dan berhamburan menyelamatkan diri. Castro sendiri harus melompat dari tangga rumah untuk menghindari tusukan senjata tajam, bahkan sempat dikejar sejauh 10–15 meter sebelum berhasil selamat.

Tak ingin nyawanya terancam lebih lama, Castro segera melapor ke Polsek Tanjung Raja bersama istrinya pada pukul 21.30 WIB. Laporan diterima aparat, dan polisi langsung menuju lokasi kejadian. Sayangnya, Rizal sudah melarikan diri bersama Prisa.

Kapolsek Tanjung Raja, AKP Zahirin, menegaskan pihaknya telah memanggil Rizal untuk segera datang ke kantor polisi. “Kami meminta agar Rizal Ependi menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan, namun proses hukum tetap menjadi perhatian kami,” ujarnya, Senin (29/9/2025).

Ia juga mengingatkan, kekerasan dalam rumah tangga yang disertai ancaman senjata tajam bukanlah masalah kecil. “Negara wajib hadir menegakkan hukum agar tidak ada lagi warga yang menjadi korban saat berusaha melerai dan menegakkan kebenaran,” tegasnya.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Hukrim

Komentar