10 Jun 2026 17:45

Gubernur Sumsel Resmi Tunjuk Sumarni Jadi Plt Bupati Muara Enim Pasca OTT

Gubernur Sumsel Resmi Tunjuk Sumarni Jadi Plt Bupati Muara Enim Pasca OTT

Kaganga.com PALEMBANG — Pemerintah Kabupaten Muara Enim dipastikan tetap berjalan normal pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat Bupati Edison. Untuk menjaga kesinambungan roda pemerintahan dan pelayanan publik, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru resmi menunjuk Wakil Bupati Sumarni sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muara Enim.

Surat Keputusan (SK) penunjukan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur di Griya Agung, Palembang, Rabu (10/6/2026).

"Pada hari ini kita semua berkumpul dalam suasana keprihatinan atas ujian yang menimpa Muara Enim. Atas nama Pemerintah Kabupaten Muara Enim, kami menghormati sepenuhnya keputusan aparat penegak hukum. Kita doakan yang terbaik agar proses ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Plt Bupati Muara Enim, Sumarni.

Sumarni mengatakan amanah baru yang diterimanya di tengah dinamika hukum ini merupakan tanggung jawab besar sekaligus ujian bagi keberlangsungan pemerintahan daerah.

“Kami mengapresiasi Gubernur yang bergerak cepat memberikan surat Plt ini. Kepemimpinan Kabupaten Muara Enim tetap berjalan, dan tugas serta tanggung jawab yang diberikan ini adalah ujian yang harus dijalankan,” katanya.

Guna memastikan jalannya roda birokrasi tidak terganggu, ia menginstruksikan seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) untuk tetap solid dan mengesampingkan ego sektoral.

“Saya tidak bisa bekerja sendiri, maka mari kita sama-sama bekerja. Jangan panik, tetap fokus pada tugas dan fungsi masing-masing. Kami mengajak seluruh OPD untuk bekerja bersama,” tegasnya.

Ia juga memastikan seluruh pelayanan publik di Kabupaten Muara Enim tetap berjalan normal tanpa hambatan.

“Seluruh pelayanan publik akan tetap berjalan normal seperti biasa. Pelayanan kesehatan, administrasi, dan berbagai persoalan masyarakat harus tetap diselesaikan dengan baik,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Sumarni menilai peristiwa hukum yang menimpa pimpinan daerah sebelumnya harus menjadi momentum evaluasi untuk memperkuat sistem pengawasan internal birokrasi.

“Ini alarm keras bagi kita semua untuk memperkuat komitmen. Ke depan akan diperketat pengawasan dan seluruh proses pengadaan barang dan jasa dilakukan secara transparan dan akuntabel,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat Muara Enim untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu yang berkembang selama masa transisi pemerintahan.

“Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu. Mari bersama-sama membangun dengan hati yang sejuk dan pikiran yang jernih,” tutupnya.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Pemprov Sumsel Plt. Bupati Muara En

Komentar