21 Okt 2026 16:45

Dagang Global Pengusaha Muda Sumsel Tembus Rp501,40 Miliar, Ekspor Kerupuk ke Belanda Capai Rp180,40

Dagang Global Pengusaha Muda Sumsel Tembus Rp501,40 Miliar, Ekspor Kerupuk ke Belanda Capai Rp180,40

Kaganga.com PALEMBANG – Kesepakatan dagang internasional pengusaha muda Sumatera Selatan di Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 menembus Rp501,40 miliar, naik Rp195,06 miliar dari capaian sebelumnya. Lonjakan tersebut ditopang tambahan dua kesepakatan PT Awan Crackers Food Indonesia dengan mitra asal Belanda dan Arab Saudi, termasuk potensi perdagangan kerupuk ke Belanda senilai Rp180,40 miliar per tahun.

Tambahan dua kesepakatan itu memiliki nilai potensial Rp195,05 miliar. Dengan demikian, PT Awan Crackers Food Indonesia membukukan lima kesepakatan perdagangan internasional dengan total nilai potensial Rp239,40 miliar, termasuk perdagangan kerupuk dengan mitra asal Belanda senilai USD10 juta atau setara Rp180,40 miliar per tahun.

Selain Belanda, perusahaan tersebut menjalin kerja sama perdagangan kerupuk dengan Al Ittifaq dari Arab Saudi senilai USD811.920 atau sekitar Rp14,65 miliar per tahun. Tiga kesepakatan lainnya meliputi perdagangan kerupuk dengan Guangzhou LJ International Trade Co., Ltd. asal Tiongkok senilai USD1 juta per tahun, Lunchuan Gaosheng Trading Company senilai Rp11,314 miliar per tahun, serta lada hitam dan lada putih dengan JIN JIH BAO AN asal Taiwan senilai Rp15 miliar per tahun.

Capaian tersebut merupakan hasil sinergi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumatera Selatan, dan industri jasa keuangan dalam memperluas akses pasar serta memperkuat daya saing pengusaha muda daerah.

Secara keseluruhan, jumlah kesepakatan perdagangan internasional pengusaha muda Sumsel meningkat dari tujuh menjadi sembilan kesepakatan yang melibatkan empat perusahaan. Total nilainya mencapai USD26.335.312 dan Rp26,314 miliar, atau setara sekitar Rp501,40 miliar dengan asumsi kurs Rp18.040 per dolar AS.

Selain PT Awan Crackers Food Indonesia, kesepakatan tersebut melibatkan PT Razade Coconut Indonesia melalui dua kerja sama perdagangan kelapa segar dengan mitra asal Tiongkok senilai USD9 juta per tahun. PT Fornax Charcoal International juga menjalin kesepakatan perdagangan arang tempurung kelapa dengan mitra asal Rusia senilai USD5 juta hingga akhir 2027.

Sementara itu, PT Agri Ekspor Indonesia mencatatkan kesepakatan perdagangan biji kopi dengan mitra asal Rusia senilai USD523.392 hingga akhir 2027. Beragam komoditas tersebut menunjukkan peluang produk unggulan Sumsel, mulai dari kerupuk, turunan kelapa, kopi, hingga rempah-rempah, untuk memperluas jangkauan di pasar internasional.

Penandatanganan kesepakatan perdagangan yang telah diumumkan pada 17 Oktober 2026, termasuk kesepakatan PT Awan Crackers Food Indonesia, turut disaksikan Menteri Perdagangan RI Budi Santoso dalam rangkaian TEI 2026. Kehadiran para pelaku usaha muda dalam ajang tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan produk unggulan daerah dengan calon pembeli dari berbagai negara.

Penguatan akses pasar ekspor itu juga menjadi bagian dari pengembangan ekosistem 100.000 Sultan Muda Sumsel. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Perdagangan berperan memperkuat promosi produk unggulan dan memperluas akses pasar, sedangkan OJK bersama industri jasa keuangan mendorong akses pembiayaan serta pemanfaatan produk dan layanan keuangan untuk mendukung pengembangan usaha.

HIPMI Sumatera Selatan turut berperan dalam memperluas jejaring bisnis dan membangun kemitraan antarpengusaha muda. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas produksi, memenuhi kebutuhan pasar ekspor, dan menjaga keberlanjutan perdagangan.

Meski demikian, kesepakatan dagang tersebut masih perlu ditindaklanjuti menjadi kontrak perdagangan dan realisasi ekspor. OJK Sumsel bersama Pemprov Sumsel, HIPMI, industri jasa keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya akan terus memperkuat ekosistem 100.000 Sultan Muda Sumsel agar semakin banyak pengusaha muda mampu menembus pasar global dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Pemprov Sumsel Pengusaha Muda Sumse

Komentar