Pada artikel sebelumnya yang berjudul Membuat Sitemap Blog Wordpress Dengan Simple Google Sitemap XML, kita sudah belajar bagaimana membuat sitemap untuk wordpress. Dengan berbekal artikel tersebut, kita bisa mengembangkan lagi ilmu kita untuk mempelajari bagaimana memodifikasi file .htaccess pada wordpress sehingga kita bisa menambahkan URL Rewrite sesuai dengan keinginan kita, atau setidaknya kita bisa menambahkan aturan baru jika kita membutuhkan.
File sitemap.xml yang dibuat oleh plugin Simple Google Sitemap secara default akan berlokasi di folder “/wp-content/plugins/simple-google-sitemap-xml/sitemap.xml”, tapi kali ini kita ingin membuat file tersebut juga bisa diakses dari root domain seperti http://domainsaya.com/sitemap.xml.
Continue Reading…
Simple Google Sitemap XML adalah sebuah plugin yang cukup mudah untuk di implementasikan dan digunakan. Selain itu, plugin ini juga memiliki fitur-fitur yang cukup memadai untuk sebuah sitemap dengan format xml.
Sitemap yang selesai dibuat nantinya bias disubmit di Google Webmasters agar konten website kita lebih mudah terindex di mesin pencari raksasa itu.
Masuklah ke Halaman Admin Wordpress kamu dan klik pada bagian “plugin”, lalu klik “Add New”, setelah itu ketikkan keyword “Simple Google Sitemap XML” lalu klik “Search”. Biasanya, plugin yang kita cari akan tampil pada urutan pertama di hasil pencarian.
Continue Reading…
Untuk Anda yang mememiliki website/blog dengan pengunjung yang tinggi, mungkin tidak asing dengan konsumsi memori MySQL yang terlalu tinggi, bahkan jika kita menggunakan LAMPP dengan setting default, maka penggunaan memori bisa mencapai 300 MB. Tentunya penggunaan memori setinggi itu akan sangat terasa mengganggu jika kita hanya menggunakan VPS (Virtual Private Server).
Salah satu cara untuk menghemat memori adalah dengan menonaktifkan engine yang tidak kita butuhkan, dan sesuai dengan judul dari artikel ini, maka kita bias menonaktifkan InnoDB Engine jika kita tidak membutuhkan engine tersebut.
Continue Reading…
Untuk para webmaster atau blogger senior, biasanya lebih sering mengganti port FTP pada server demi alasan keamanan, sehingga port FTP tidak lagi default 21, melainkan sudah diubah sesuai dengan keinginan sang pemilik situs.
Tapi untuk yang belum paham, ini bisa menjadi masalah pada saat akan menginstal plugin atau themes wordpress via FTP, karena ketika memasukkan akun FTP, secara default wordpress akan membaca port 21, sehingga server FTP tidak bisa dibuka karena memang port-nya sudah diganti. Alhasil, proses installasi plugin gagal. Seperti gambar dibawah ini :

Gambar Ketika Memasukkan Port Default

Pesan Error Karena Port Salah
Continue Reading…
Bahasa pemrograman PHP telah memberikan fungsi sendiri untuk melakukan penghapusan file yaitu dengan menggunakan fungsi unlink.
Contoh penggunaan fungsi unlink :
unlink($path);
variable $path adalah lokasi dari file yang akan dihapus. Bisa diisi dengan nama file atau diisi dengan directory dan nama file.
Continue Reading…
Masalah limit pada SQL Server sudah sering sekali dijumpai pada orang-orang yang sedang baru ataupun yang sudah terbiasa dalam menggunakan SQL Server. Masalah ini seringkali terjadi karena kebanyakan user sudah terlalu familier dengan DBMS lainnya seperti MySQL yang memberikan fasilitas limit yang sangat mudah digunakan.
SQL Server memang tidak memberikan cara yang instant dalam melakukan pembatasan jumlah untuk menampilkan data. Satu-satunya solusi yang ditawarkan SQL Server adalah statement TOP, dengan cara ini, kita dimungkinkan untuk hanya menampilkan beberapa data diawal sejumlah yang kita inginkan. Lalu, bagaimana jika kita ingin menampilkan data yang berada ditengah-tengah table? misal dimulai dari data ke 4 sepanjang 10? Ya, itulah trik yang akan kita bahas pada artikel ini.
Continue Reading…
Saat membuat program dengan Bahasa C atau C++, adakalanya kita memang memerlukan konversi dari String ke Integer dan sebaliknya. Hal ini digunakan karena dalam Bahasa C, konversi antara kedua type data tersebut belum bisa dilakukan secara otomatis. Sehingga ketika sebuah data bertype integer akan kita olah selayaknya string, maka kita harus mengkonversikannya terlebih dahulu. Begitu juga sebaliknya dengan data yang bertype string, kita tidak dapat melakukan perhitungan sebelum mengkonversikannya terlebih dahulu ke type integer.
Sebenarnya ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk melakukan konversi kedua data tersebut, baik dengan cara yang telah disediakan oleh library bahasa C atau dengan membuatnya sendiri. Tapi disini saya akan mencoba untuk memberikan contoh bentuk konversi dengan menggunakan fungsi-fungsi dasar bahasa C.
Continue Reading…
Recent Comments